Foto: Sayid Muchtar, tokoh masyarakat serta mantan pengurus Kadin dan Gapensi kota Langsa
Laporan: PO
Para Politisi Kota Langsa Kurang Bijak Dalam Mengatasi Kekusutan Yang Terjadi. Sayed Muchtar: ” Justru terkesan egois.”

Langsa.ANN | Issue politik kota Langsa terus menunjukkan polemik tidak menentu, hal ini timbul dikarenakan kedua kualisi partai, baik partai kualisi yang akan memerintah maupun partai kualisi oposisi keduanya ingin menang sendiri (egois).
Meskipun rapat telah dibentang dan dibahas terkait alat kelengkapan dewan (AKD) namun kedua pihak tersebut masih berada dijalan buntu tanpa ada tanda tanda adanya jalan keluar.
Menanggapi hal tersebut pada hari kamis 27/03/25, media ANN mencoba mewawancarai salah seorang tokoh masyarakat yakni Sayid Muchtar yang akrab disapa dengan sebutan Waled Tar.
Dalam komentar nya dia mengatakan bahwa ” Hampir semua dari anggota dewan yang terpilih kurang memiliki sifat kedewasaan sehingga dianggap tidak bijaksana saat mengambil tindakan dan seolah-olah mereka menunjukkan sikap tidak mau mengalah dan ingin menang sendiri.” Katanya
Lelaki yang pernah menjadi pengurus Kadin dan Gapensi kota Langsa itu juga menambahkan ” Padahal jika mereka bermusyawarah dan bermuafakat secara kekeluargaan tanpa harus mempertahankan ide apapun kecuali demi kepentingan masyarakat banyak insyaAllah kita yakin hal itu akan diselesaikan dengan baik.”
Diketahui sebelum nya rapat dan musyawarah terkait alat kelengkapan dewan dan hal yang berkaitan dengan PAW individu dari partai tertentu sudah dilakukan namun hal itu tidak dapat diselesaikan hingga sekarang. “Kata nya.
Sayid Muchtar berharap dibulan suci Ramadhan ini semua anggota dewan baik dari kualisi yang akan memerintah maupun kuali oposisi memiliki sikap rendah diri untuk mencari jalan penyelesaian, juga diharapkan disaat mereka duduk bermusyawarah kembali setelah Idul Fitri nanti akan dapat menyelesaikan issue tersebut kemudian dapat untuk saling memaafkan diantara mereka dan itu harus dilakukan demi kepentingan masyarakat banyak.” Tutur nya.











