Photo :
Laporan : Al Azmie
Editor : PO
H. Sudirman S.Sos ( H. Uma) Terima Kunjungan Masyarakat Adat Peureulak Aceh Timur

Lhokseumawe.ANN | Sejumlah masyarakat adat Peureulak Aceh Timur melakukan kunjungan silaturahmi dengan dewan penasehat Yayasan Sultan Muhammad Aminsyah H. Sudirman S.Sos atau yang juga di kenal dengan panggilan haji Uma, pada Selasa 20 Oktober 2026
Pertemuan antar beberapa individu yang terdiri dari masyarakat adat Peureulak Aceh Timur dengan sosok karakter Haji Uma dalam drama Eumpang Breuh tersebut adalah merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dimana dia juga merupakan Dewan Penasehat Yayasan Sultan Muhammad Aminsyah yang di pimpin oleh Dr. Teuku Muhammad Nurdin S.H.I, M.E.I
Pada pertemuan silaturahmi tersebut pimpinan yayasan Sultan Muhammad Aminsyah yang akrab disapa dengan panggilan Tgk. Popon turut hadir untuk mendampingi sejumlah pengurus lembaga masyarakat adat Peureulak Aceh Timur yang di ketuai oleh Muhammad Dahlan Ali alias Aman Joros guna untuk mendapatkan wejangan dan nasehat sebagai masukan positif dari seorang H. Sudirman yang bertindak sebagai salah seorang dewan penasehat juga tokoh politik nasional yang disandang nya.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Peureulak yang dikenal akrab sebagai Aman Joros yang khusus datang untuk menghadap sekaligus meminta kesediaan Haji Uma untuk dapat memberikan masukan berupa nasehat dalam beberapa permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat Aceh Timur khususnya Peureulak terkait tanah adat dan Ulayat.
Terkait permasalahan tersebut H. Sudirman menjelaskan,” Yang perlu diutamakan dan digarisbawahi oleh kalian (pengurus lembaga masyarakat adat) adalah ; Pentingnya kekompakan yang merupakan gerbang kesatuan dan persatuan kemudian samakan persepsi dan tujuan selanjutnya jangan pernah mencari keuntungan baik kelompok maupun peribadi yang dapat memberi laluan kepada penggiringan yang berorientasi finansial atau disebut dengan “Money Oriented” karena itu sangat berbahaya bagi keberlangsungan baik dalam bentuk sosial budaya maupun politik.” Ucapnya tegas.

Ungkapan yang senada juga diucapkan oleh Tgk. Popon dimana dia mengaskan bahwa.”lembaga masyarakat adat ini harus mengetengahkan kepimpinan yang berkarakter bagus dan mengutamakan kebersamaan serta memiliki sikap integritas yang tinggi tanpa membedakan antara teman dan saudara karena seluruh masyarakat Aceh khususnya masyarakat Peureulak ini adalah sebuah keluarga besar yang harus saling memperhatikan satu sama lainnya.” Pungkas Dr. Teuku Muhammad Nurdin alias Tgk. Popon.
Dalam pertemuan itu Amir Hamzah yang dikenal dengan sebutan Aneuk Syuhada yang menempati posisi sekretaris pada lembaga masyarakat adat Peureulak Aceh Timur berkata sembari memohon masukan serta nasehat dari sosok yang mereka kunjungi yakni H. Sudirman S.Sos alias haji Uma. “Kami sangat berharap agar kiranya pak haji dapat senantiasa membimbing kami dalam segala hal dan lini baik moril maupun materil. ” Menutup ucapan nya sambil tersenyum kecil.(
Selain beberapa personil pengurus Lembaga Masyarakat Adat Peureulak turut hadir beberapa tokoh lain diantara nya ; Pimpinan Yayasan Sultan Muhammad Aminsyah Dr. Teuku Muhammad Nurdin S.H.I, M. E.I alias Tgk. Popon, Fatria. Pengawas Yayasan Sultan Muhammad Aminsyah Fatria Misbah, ST, M. SM, Ketua Lembaga Masyarakat Adat Peureulak alias Aman Joros dan sekretaris nya Amir Hamzah serta Pimpinan Redaksi Media ANN Oestman Bin Syeikh. (Azmie)
