Laporan : Faisal
Editor : PO
Krisis Air Bersih Belum Usai, PATRON Minta Direktur PDAM Dipilih dari Kompetensi Bukan Koneksi

LANGSA.ANN — Polemik kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng Kota Langsa kembali menjadi sorotan. Ketua DPC Patriot Nasional (PATRON) Kota Langsa, Syafrizal SE, meminta Pemerintah Kota Langsa agar tidak salah memilih sosok yang akan memimpin perusahaan daerah tersebut.
Syafrizal menegaskan, jabatan Direktur PDAM harus diberikan kepada figur yang memiliki kemampuan, pengalaman, serta rekam jejak yang jelas, bukan karena faktor kedekatan, kepentingan kelompok, maupun hubungan politik tertentu.
“Direktur PDAM harus dipilih berdasarkan meritokrasi. Yang dibutuhkan adalah orang yang benar-benar memahami persoalan air bersih, memiliki kemampuan manajerial, serta mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat,” ujar Syafrizal, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, persoalan pelayanan air bersih di Kota Langsa bukan persoalan baru. Keluhan masyarakat seperti distribusi air yang tidak lancar, air keruh, hingga gangguan aliran masih terus terjadi meskipun pelanggan tetap memenuhi kewajibannya membayar rekening setiap bulan.
“PDAM adalah perusahaan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemimpinnya harus memiliki kapasitas teknis dan manajemen yang kuat, bukan sekadar menduduki jabatan,” katanya.
Ia berharap calon Direktur PDAM Tirta Keumuneng ke depan minimal memiliki pengalaman profesional yang memadai, memahami tata kelola perusahaan daerah, serta memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi sesuai bidangnya.
Syafrizal menilai pembenahan PDAM tidak cukup hanya mengganti pimpinan, tetapi harus dibarengi perbaikan menyeluruh, mulai dari manajemen internal, jaringan distribusi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pelayanan terhadap pelanggan.
“Jangan sampai PDAM hanya menjadi tempat menempatkan orang tertentu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah direktur yang bekerja, punya visi, dan mampu menyelesaikan persoalan air bersih,” tegasnya.
PATRON Kota Langsa berharap Pemerintah Kota Langsa membuka ruang seleksi yang objektif dan transparan sehingga lahir pemimpin PDAM yang profesional, berintegritas, serta mampu membawa perusahaan daerah tersebut lebih maju.
“Air bersih adalah kebutuhan utama warga. Jangan biarkan persoalan yang sama terus berulang tanpa penyelesaian nyata,” pungkas Syafrizal.(Fsl)
