Laporan : Faisal
Editor : PO
PATRON Desak Debat Terbuka Calon Dirut PDAM Tirta Keumuneng, DPRK Langsa Diminta Jangan Diam Kawal Seleksi

LANGSA.ANN — Proses seleksi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng Kota Langsa terus mendapat sorotan publik. Ketua DPC Patriot Nasional (PATRON) Kota Langsa, Syafrizal SE, mendesak panitia seleksi (Pansel) membuka ruang debat terbuka bagi seluruh calon direktur agar masyarakat dapat menilai langsung kualitas, gagasan, dan kemampuan para kandidat.
Menurut Syafrizal, pemilihan pimpinan perusahaan daerah yang mengelola kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan ruang uji publik terhadap para calon.
“Pansel harus berani membuka debat terbuka. Masyarakat berhak mengetahui siapa calon yang benar-benar memiliki visi, strategi, dan kemampuan membenahi PDAM Tirta Keumuneng. Jangan sampai masyarakat hanya menerima hasil akhir tanpa pernah mengetahui kualitas calon pemimpinnya,” tegas Syafrizal, Rabu (16/9/2026).
Ia menyebut, jabatan Direktur Utama PDAM bukan sekadar kursi jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang menyangkut pelayanan publik. Karena itu, calon yang terpilih harus memiliki kapasitas manajerial, pengalaman teknis, serta rekam jejak yang mampu menjawab berbagai persoalan air bersih di Kota Langsa.
“PDAM membutuhkan pemimpin yang memahami persoalan dari hulu hingga hilir, mulai dari sumber air, produksi, distribusi, pelayanan pelanggan, hingga tata kelola perusahaan. Bukan hanya pandai menyampaikan janji, tetapi mampu menghadirkan solusi,” ujarnya.
Syafrizal menilai, selama ini masyarakat masih menghadapi berbagai keluhan terkait pelayanan air bersih, sehingga proses pergantian pimpinan PDAM harus menjadi momentum perbaikan besar, bukan sekadar pergantian nama di kursi direktur.
“Yang dibutuhkan masyarakat adalah perubahan nyata. Perbaikan kualitas air, distribusi yang lebih baik, pelayanan yang cepat, serta manajemen perusahaan yang profesional harus menjadi prioritas direktur baru nantinya,” katanya.
Ketua PATRON Langsa itu juga mengingatkan agar proses seleksi mengedepankan prinsip transparansi dan meritokrasi, dengan menilai kemampuan serta pengalaman calon secara objektif.
“Jangan sampai jabatan strategis di perusahaan daerah hanya dilihat dari kedekatan atau hubungan tertentu. PDAM harus dipimpin oleh orang yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan membawa perusahaan menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Selain mendesak Pansel membuka debat terbuka, Syafrizal juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses seleksi Dirut PDAM Tirta Keumuneng.
Menurutnya, DPRK memiliki peran penting memastikan proses pemilihan berjalan transparan, sesuai aturan, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kami berharap DPRK Langsa tidak hanya menunggu hasil akhir, tetapi ikut mengawal prosesnya. PDAM adalah aset daerah yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga,” tegasnya.
Syafrizal menambahkan, masyarakat Kota Langsa tidak membutuhkan pemimpin PDAM yang hanya mampu membuat program di atas kertas, tetapi sosok yang berani bekerja, memahami persoalan, dan memberikan perubahan nyata.
“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, PDAM harus dipimpin oleh orang yang memiliki kemampuan dan komitmen, bukan sekadar menduduki jabatan,” pungkasnya.(Fsl)
