Foto: Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah didampingi Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna merilis pengungkapan kasus TPPO, Kamis (19/6/2025).
ASIANATIONNETWORK.com, Medan — Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah, mengungkapkan, Provinsi Sumatra Utara (Sumut) peringkat pertama korban perdagangan orang (TPPO) di Indonesia.
“Berdasarkan data di Bareskrim, Sumut peringkat pertama korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), dan untuk laporan TPPO peringkat 13,” sebut Brigjen Nurul di Mapolda Sumut, Kamis (19/6/2025).
Dia menyebutkan, Bareskrim Polri bersama Polda Sumut ke depan akan meningkatkan pengawasan dalam mencegah terjadinya TPPO ke luar negeri.
“Kami juga meminta kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan sarana pelatihan kerja kepada masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri guna mencegah aksi perdagangan orang,” ungkap jenderal bintang satu tersebut.
Sementara, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna, menjelaskan, pihaknya pada periode Januari-Juni 2025 menangani sebanyak 6 kasus TPPO di wilayah Sumut.
“Dari enam kasus yang diungkap itu, Polda Sumut menetapkan 10 tersangka dan 3 orang berkas perkaranya sudah tahap II serta 2 tersangka berada di Batubara,” terangnya.
Dia menyebutkan, modus perdagangan orang yang diungkap merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja secara ilegal di Kamboja dan Malaysia sebagai ART, pekerja restoran, perkebunan, dan eksploitasi anak.
“Untuk modus kejahatan yang paling banyak diungkap yakni pekerja migran ilegal. Hasilnya, sebanyak 70 orang dapat diselamatkan terdiri dari 40 lelaki, 26 perempuan dewasa dan 2 anak perempuan,” sebutnya dan menambahkan, Polda Sumut nantinya akan membentuk Direktorat PPA dan TPO sebagai bentuk komitmen dalam menyelamatkan masyarakatnya menjadi korban TPPO.
“Dengan dibentuknya direktorat baru ini diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban perdagangan orang dan menjadi pekerja migran ilegal di luar negeri,” tukasnya, seperti dikutip dari medanbisnisdaily.com, Kamis (19/6/2025) malam.
(KTS/rel)











