Gambar:Ketua DPW PPP NTB Menanggapi Tuntutan Demonstrasi Imperium jilid 2

Mataram 6 Oktober 2025– Ketua DPW PPP NTB , Drs. Muzihir, Mengapresiasi dan merespon baik aksi demonstrasi jilid II yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Pemuda Pemerhati Hukum NTB ( IMPERIUM NTB ) di kantor DPW PPP NTB pada hari ini Senen, 06 Oktober 2025.
Aksi tersebut bertujuan mendesak Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Dan Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Persatuan Pembangunan untuk segera mengambil langkah progres dan tegas untuk mengevaluasi, mengadili dan bahkan bila perlu memecat jika di anggap benar dalam aturan partai.
Kami meminta kepada Ketua DPW PPP NTB untuk segera membahas dan memberikan surat teguran lisan maupun tertulis kepada oknum kader inisial MH yang kini per hari ini sedang di proses hukum di Polresta Mataram terkait dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) . Kata Muhammad Ramadhan Kordinator Umum Aksi, 06 Oktober 2025.
Ketua IMPERIUM NTB, Muhammad Ramadhan menyampaikan bahwa, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan kami terhadap partai PPP dan cara kami menjaga integritas dan Marwah partai yang berlogo Ka’bah tersebut.
Ketua DPW PPP NTB tidak boleh diam terkait adanya Dugaan Perbuatan Melawan Hukum ( Tindak Pidana KDRT ) yang di lakukan oleh kader Partai Persatuan Pembangunan inisial MH terhadap istri sahnya yang merupakan anggota polri aktif dan berdinas di POLDA NTB. , ujarnya.
Saat ini kasus Dugaan KDRT yang dilakukan oleh MH sedang di periksa oleh penyidik Reskrim Unit PPA terkait Laporan Polisi nomor : LP / B / 120 /IV / 2025/SPKT/Polresta Mataram/Polda NTB, Pada tanggal 24 April 2025. Oleh karena itu, Untuk menjaga Marwah partai, Ketua DPW PPP NTB agar segera bersikap tegas dan transparan mengadili kadernya. Tegas, Muhammad Ramadhan
Mereka menyampaikan aksi ini murni sikap perduli kami terhadap partai politik, Tidak ada kepentingan lain yang kami perjuangkan melainkan sikap perduli kami terhadap partai, katanya.
Menanggapi tuntutan Imperium NTB, Ketua DPW PPP NTB Drs. Muzihir menegaskan bahwa akan bersikap professional dan transparan sesuai aturan yang berlaku di partai, Acuan nya adalah Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga.
Sebelum nya, Terkait Perbuatan Melawan Hukum yang menyeret Nama Anggota partai kami sudah tau beberapa bulan lalu. Tapi kami belum bisa mengambil sikap untuk melakukan PAW atau memecat sebelum ada keputusan hukum tetap dari pengadilan tinggi negeri. Jika sudah ada keputusan hukum tetap detik itupun saya akan bersikap sesuai dengan mekanisme.
Di Ad/Art itu Ada beberapa faktor sehingga kader kehilangan haknya sebagai anggota, Yaitu 1. Mengundurkan Diri. 2. Meninggal dunia 3. Terlibat kasus pidana maupun perdata.
Muhammad Ramadhan mengapresiasi pernyataan Ketua DPW PPP NTB. Drs. Muzihir, yang bersikap professional dan tidak memandang bulu untuk bersikap tegas terhadap partai nya yang mencoreng nama baik partai PPP itu.
Itu tanggapan yang kongkrit dan profesional, dan kami mendukung sikap Ketua DPW PPP NTB ini. pungkas Muhammad Ramadhan











