ASIANATIONNETWORK.com, Medan — Pemerintah Kota (Pemkot) Medan didesak untuk memberikan perhatian terhadap kondisi Lapangan Merdeka yang proses revitalisasinya tak kunjung rampung. Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, meminta agar semua pihak yang terlibat dalam revitalisasi lapangan di titik nol Kota Medan ini segera menindaklanjuti keterlambatan pembangunan.
“Kami berharap semua pihak yang terlibat di dalamnya harus segera menindaklanjutinya agar jangan berlarut-larut sehingga lapangan tersebut segera bisa difungsikan,” ujar Rajudin saat diwawancarai, Jumat (19/6/2026).
Rajudin mengatakan, revitalisasi Lapangan Merdeka yang seharusnya rampung pada Februari 2026 menimbulkan pertanyaan. Ia meminta semua pihak untuk memberikan perhatian.
“Belum rampungnya revitalisasi Lapangan Merdeka ini jadi perhatian kita semua karena seharusnya sudah selesai sejak Februari 2026 namun sampai bulan Juni sekarang ini ternyata belum juga rampung,” ungkap Rajudin.
Sementara itu, seorang warga yang ditemui pers pada Jumat (19/6/2026) di Lapangan Merdeka, Vrisca (36), mengaku heran lantaran masih banyak fasilitas di Lapangan Merdeka yang belum dibuka untuk umum.
“Yang bisa dipakai cuma bagian luarnya saja. Itu pun masih banyak debu. Fasilitas masih banyak yang ditutup tapi tidak terlihat ada pengerjaan. Bahkan mau ke toilet pun bingung. Parkir juga masih di pinggir jalan,” ujar Vrisca saat diwawancarai.
Menurutnya, beberapa warga yang berolahraga di Lapangan Merdeka juga kerap menggunakan trotoar bagian luar untuk jalan dan jogging. Hal ini, kata Vrisca, lantaran jogging track di bagian dalam belum dibuka.
“Banyak juga yang jogging di trotoar saya lihat. Soalnya sudah berbulan-bulan jogging track-nya gak dibuka. Di trotoar pun banyak lagi masalahnya. Ada pedagang kaki lima, ada lubang-lubang drainase,” ungkapnya.
Warga lainnya, Ema, mengaku khawatir fasilitas Lapangan Merdeka yang tak kunjung rampung akan rusak.
“Kalau saya lihat yang gedung bawah tanah itu jadi kayak mangkrak. Enggak ada pengerjaan tapi masih ditutup, gak boleh masuk. Ya, sebagai warga Medan kami pasti khawatir malah tambah rusak materialnya, terus ngabisin anggaran lagi,” ungkapnya.
Diketahui, Lapangan Merdeka ditargetkan rampung pada 10 Februari 2026. Target ini molor dari yang seharusnya rampung pada 2025 lantaran banjir besar yang melanda Kota Medan.
Lapangan Merdeka direvitalisasi dengan anggaran sebesar Rp 497 miliar dengan skema multiyears (tahun jamak) sejak 2022 hingga 2024. Pada 2025, Pemkot Medan kembali menganggarkan sebesar Rp 78,5 miliar untuk sarana dan prasarana pendukung lapangan, seperti dikutip dari detikSumut, Rabu (24/6/2026) sore.
(KTS/rel)











