Laporan: PO
Disiapkan Oleh: Didi
FOMAPAK Kirim Tim Medis Dan Beri Pelayanan Kesehatan Kepada Korban Banjir Aceh Tamiang

Langsa.ANN | Fomapak telah mengirim sejumlah tenaga medis dan relawan untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada ratusan korban banjir di Aceh Tamiang.
Sekum FOMAPAK Munazir, SHi. MH menjelaskan kepada ANN bahwa FOMAPAK telah berkoordinasi dengan beberapa stakeholder khususnya beberapa instansi terkait di pemerintahan.
Saat dikonfirmasi oleh pihak media ANN via WhatsApp, Munazir membenarkan bahwa FOMAPAK telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat guna memuluskan upaya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang telah menjadi korban bencana banjir.

” Benar kami telah menyurati Bupati, Polres, BPBD, serta Disdukcapil agar pihak yang berwenang seperti Bupati, Kapolres dan BPBD sebagai pihak utama bagi melaksanakan tugas kemanusiaan ini serta pihak yang terkait seperti Disdukcapil sebagai instansi data base agar memudahkan urusan registrasi jika ada masyarakat yang kehilangan dokumen catatan kelurganya dalam bencana banjir dahsyat seperti di sekrak, Babo, Lintang Bawah, Kaloy dan beberapa desa lainnya dan untuk hari pertama kita berawal dari desa Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu. ” jelas Munazir Menyeluruh.
Sejak diturunkan tenaga medis pada 28/12/25 Tim Medis FOMAPAK mencatat rata rata lebih dari 100 orang perhari yang dapat terlayani dan juga telah mengkonfirmasi hal terkait melalui WhatsApp dengan Pegawai Administrasi Medis yang ditugaskan di TKP yakni Syarifuddin yang akrab dengan panggilan Didie.

“Alhamdulillah hari ini jumlah pasien yg di tangani ada 107 orang mayoritas wanita dan lansia dan sebagian kecil ada anak anak.
mayoritas dianogsis penyaki nya adalah Ispa (gangguan pernafasan), demam, gangguan pencernaan dan sakit kulit pasca banjir. “Jawab didie
“Beberapa pasien ada yg memiliki penyakit kronis seperti demam malria (DM) dan hipertensi, yang membutuhkan obat secara berkelanjutan. Ada pasien yang mengaku jarang ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) untuk rutin berobat namun mereka tidak mengutarakan alasannya. Bisa jadi karena jarak atau alasan lainnya sehingga kadang mereka memilih menunda berobat atau membeli secara mandiri ke apotek terdekat. “Tambah nya lagi.
Ketua Koordinator tim Klinik Mobile FOMAPAK, dr. Dahniar. M.Kes selaku pimpinan dalam kegiatan kemanusiaan yang didukung oleh beberapa tenaga medis profesional lain nya seperti: dr. Zulkifli M.Kes, dr. Eko Saputro Nugroho, Ners. Muhammad Rizky, S.Kep, dr. Zuraida, dr. Sri Hariati, Ners. Zoel Chairy, S.Kep, Erwinsyah, SKM, Usman M.Daud, SKM MKM, Syamsul, S.St,FT, M.Fis, serta Syarifuddin (apoteker)

Saat dikonfirmasi oleh pihak media ANN terkait jangka waktu pelayanan kesehatan tersebut apakah bersifat one stop center atau mobilisasi serta akan hadir berkala atau sekali turun.? ” Insya Allah, jika ada kehendak dari Allah SWT, kami akan terus hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Aceh yang menjadi korban bencana banjir untuk beberapa bulan kedepan hingga benar-benar tercover oleh pemerintah. ” Jelas Dahniar.
Namun permasalahan yang dihadapi oleh Tim Medis Bergerak FOMAPAK adalah dana bantuan dari para donatur baik dari dalam daerah maupun luar negeri harus memiliki upaya kesinambungan meskipun nilainya semampu yang kita miliki untuk dapat memenuhi kelengkapan obat obatan serta kebutuhan logistik lainnya termasuk operasional karena kita membutuhkan banyak dana dalam menjalankan tugas baik biaya shelter (rumah sementara) Dapur Umum dan Kesehatan itu semua sangat membutuhkan biaya besar khususnya Biaya untuk Dapur Umum dan Kesehatan. ” Ucap Dahniar lebih jelas.

Begitu pula hal yang sama diutarakan oleh Pendiri sekaligus Eks Ketum FOMAPAK, Ibnu Sakdan Abubakar, mengatakan ” FOMAPAK akan terus bekerja sama dengan pihak manapun yang ingin menyalurkan bantuan dalam bentuk apapun baik itu berupa finansial, pakaian maupun makanan pastinya kita akan sangat menanti pihak-pihak yang ingin berdonasi sebagai sarana kesinambungan kita untuk dapat terus membantu mereka yang terkena musibah atau bencana banjir. ” Pungkas Sakdan
Sakdan juga menghimbau kepada pihak-pihak yang ingin menyalurkan bantuan dapat mendonasikan dana nya ke Rekening FOMAPAK:
Bank BSI, No. Rek: 7337 781 448, Atas Nama FOMAPAK, Kode Swift: BSMDIDJA (Internasional Transfer)
Pelayanan medis gratis tersebut berhasil dilaksanakan di Dusun Tanjung Mulia, Desa Kaluy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, menjangkau sekitar 400 rumah tangga yang tinggal di daerah terpencil.

“Saat ini kami sedang melaksanakan Program Klinik Bergerak di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari komitmen kami untuk menyediakan layanan kesehatan penting bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Teuku Feriadi, SH, anggota Tim Tanggap Darurat (ERT) FOMAPAK, kepada media di lokasi kegiatan.

Operasi Klinik Bergerak ini terlaksana berkat dukungan obat-obatan dan perlengkapan medis dari Sahabat Jannah Group, yang berbasis di Taman Setia Wangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, yang diwakili oleh Zuraidah dan Mutia, istri dari Mudawali Ahmad, yang saat ini berada di Malaysia.
Total bantuan yang disalurkan untuk titik layanan ini berjumlah Rp 24.600.000 (dua puluh empat juta enam ratus ribu rupiah Indonesia), yang diberikan dalam bentuk obat-obatan dan dukungan medis lainnya.
Dukungan Berkelanjutan Masih Dibutuhkan untuk beberapa bulan ke depan “. Tutup Sakdan.











